Minyak bumi adalah sumber daya alam (SDA) yang tak terbarukan, dan bersifat “given !
Apa yang terjadi ???
Bila minyak di bumi Amerika ludes disedot..! Minyak di Rusia terkuras
habis!.. Minyak Timur Tengah tak bersisa lagi,..Minyak di Afika tidak
tersisa,… Minyak di Indonesia… tidak menetes lagi ???
Waktu terus berjalan….Jarum jam terus berputar… dan saatnya akan tiba…mungkin tidak lama lagi ??
Sumber Daya Alam ini telah ditepi jurang kemusnahan,..tetes terakhir
cadangan akan terkuras dari perut bumi.. dan bila ini terjadi ekonomi
dunia akan chaos… bila ini terjadi…negara-negara adidaya akan saling adu
otot untuk menguasai tetes terakhir cadangan yang ada dibumi.
Beberapa pakar meramalkan.. akan terjadi dalam saat yang tak lama lagi…
Diperkirakan dalam waktu sekitar 40-50 tahun lagi, ..akan tiba waktu
terkuras habisnya minyak dari perut bumi..dan pasokan minyak akan
tamat. … bila ini terjadi…;
Afrika akan berantakan, dan jangan mengharap bantuan dari bagian bumi
lain…! Industri di Asia akan macet… tidak ada lagi ekspor… tidak ada
lagi import !! Walaupun mereka tidak terlalu khawatir,..tidak akan ada
lagi minyak yang bisa dijual di Timur Tengah, .. tidak ada lagi uang
..tidak ada keuntungan !! Peperangan akan menyulut Amerika Selatan,
untuk memperebutkan tetes terakhir deposit minya, mati-matian untuk
mengenggam aset minyak penghabisan..!!
Bagaimana dengan negara-negara superpower ?? Mereka akan saling
bertempur satu sama lain memperebutkan setiap tetes deposit minyak ;
setiap potensi sumber daya alam terakhir… Mereka akan bertempur sampai
titik darah penghabisan..memperebutkan setiap jengkal penghasil SDA
dimuka bumi ini.. mereka akan berjuang untuk mempertahankan setiap tetes
minyak yang berada dalam gengamannya.
Bagian dunia lain diterpa bencana kelaparan, adu jotos untuk sekeping
roti atau sesuap nasi,..saling bunuh untuk setetes air.. bayang bayang
itu telah terbentuk dengan sendirinya… dunia tidak akan punya arti lagi
!!
Semua ini akan terjadi, bila kita tidak mulai bertindak saat ini !!
Mungkin hanya tenaga matahari dan tenaga nuklir bentuk energi yang dapat menggantikan fungsi minyak bumi..
Bila kita tidak bisa melakukan kontrol diri akan kecanduan minyak… maka dialah yang akan menguasai kita..!
Fakta sejarah mengatakan bahwa perubahan peradaban selalu dipicu oleh terjadinya suatu bencana..
Kebudayaan Mataram kuno punah akibat energi yang disemburkan oleh
Merapi,..Peradaban Maya punah akibat bencana yang diakibatkan energi
keserakahan manusia untuk penguasaan sumber daya alam..
Revolusi Industri yang dipicu penemuan pemanfaatan Iron dan Coal bagi
peralatan dan penggerak mesin industri.. merubah peradaban dunia…
disamping manfaat, juga membawa kesengsaraan dengan bangkitnya semangat
imperialisme modern.
Perang Dunia 2, adalah bencana yang dahsyat, yang membawa kesengsaraan
bagi umat manusia,.. akibat nafsu keserakahan untuk penguasaan SDA dan
sumber energy.. membawa perubahan bentuk baru peradaban.
Indonesia Vs Oil
Statistik saat ini mengatakan bahwa Indonesia memiliki cadangan minyak
bumi yang terbukti (proven reserve sekitar) sekitar 3 milyar BBL
(barrel). Saat ini Indonesia memiliki kapasitas pengolahan minyak mentah
sekitar 1 juta BOPD (barrel oil per day),.. dan produksi minyak mentah
sekitar 900,000 BOPD.
Dari 900,000 BOPD yang dapat diproses oleh kilang didalam negeri hanya
sekitar 600,000 BOPD, dan untuk kekurangan pasokan kilangnya Indonesia
saat ini impor minyak mentah sekitar 400,000 BOPD.
Konsumsi Indonesia saat ini akan White Product (Premium, Solar,
Kerosene, Avtur etc).. sekitar 1.3-1.4juta BOPD, sedangkan kapasitas
kilang hanya 1 juta BOPD,.. jadi indonesia harus impor sekitar 300-400
ribu BOPD untuk menutup kekurangannya.
Bila tidak ditemukan cadangan baru, …sisa cadangan tebukti yang katanya
sebanyak sekitar 3 milyar BBL, …..bila diproduksi sekitar 1 juta
barrel/hari.. akan habis sekitar 10 tahun lagi, dan pada saat itu Indonesia akan menjadi 100% oil net importer ???
Apa yang harus kita lakukan?? Apa antisipasi kita ???
Apa alternative product yang bisa menggantikan kebutuhan akan product
jadi minyak (premium, solar,kerosene, avtur) sebanyak 1.4 juta BOPD dan
cenderung konsumsi akan terus meningkat ???
Apa antisipasi kita bila kita tidak bisa mengimpor 400,000 BOPD minyak
mentah, karena terjadi perang di Timur Tengah…?? apakah kita sudah punya
security crude oil feed-stock supply.. agar kilang-kilang minyak kita
tetap berjalan..!!
Apa kita semua sudah memikirkan hal tersebut??
Atau hanya asyik debat yang tak ada ujung pangkal-nya,… asyik dengan
bermain sinetron”power game” hanya untuk tujuan kekuasaan semata, …dan
biaya coco-meo tersebut not-bene sebagian juga dibiayai oleh duit
negara..alias duit rakyat……yang tidak memberikan solusi yang jelas bagi
masa depan dan kesejahteraan bagi rakyat…????
Jakarta, 9 February 2010, wrote by Boedi - Posted at Kompasiana.Com

Comments
Post a Comment